5 Hal yang Menyebabkan Sistem Manajemen Gagal

Banyak perusahaan yang sudah menerapkan sistem manajemen mutu, K3 dan lingkungan dan sudah melakukan sertifikasi untuk ketiga sistem manajemen tersebut, akan tetapi performance perusahaan secara keseluruhan dari segi mutu, K3 dan lingkungan masih tidak maksimal. Masih terdapat product cacat, tingkat kecelakaan yang tinggi dan kondisi perlindungan  lingkungan yang baruk.

Dari pengalaman dan data yang di peroleh terdapat beberapa praktek dan isu yang umum terjadi yang menjadi penyebab kondisi di atas sbb :

  • Kurangnya Leadership accountability dan engagement
  • System yang ada tidak terintegrasi dan sejalan dengan bisnis proses dan Hirarki Organizasi
  • QHSE Aspek di tugaskan kepada suatu depatment tertentu untuk mengelolanya dan keterlibatan fungsi serta department lainnya sangat minim
  • Rendahnya employee partisipasi dan engagement.
  • Tanggung jawab dan pengawasan terhadap implementasi sistem yang masih kurang

Jika kondisi diatas terjadi, lalu apa yang harus dilakukan untuk memperbaikinya ?

Dari beberapa penyebab diatas maka diperlukan suatu pendekatan terbaru di dalam memanage sistem manajemen yang ada sehingga kondisi yang ada diatas dapat diperbaiki dan meningkatkan performance perusahaan baik dalam bisang safety, quality dan lingkungan.

Pendekatan terbaru yang perlu di lakukan adalah :

  1. Memaksimalkan Leadership accountability dan keterikatan mereka terhadap sistem yang di terapkan
  2. Memastikan adanya Person In Charge di setiap level perusahaan untuk setiap elemen / klausul  dari sistem manajemen sehingga setiap elemen atau klausul bisa di pastikan konsistensi penerapannya
  3. Memastikan setiap Klausul/ Elemen di terapkan di perusahaan melalui pendekatan proses (PDCA)
  4. Melibatkan seluruh karyawan dan setiap level di perusahaan untuk menjalankan sistem manajemen yang ada
Edit